Pinjaman Syariah

Kenal Lebih Dekat dengan Pinjaman Syariah Yuk!

Selama ini, banyak bank yang menawarkan berbagai fasilitas pinjaman untuk bermacam-macam kebutuhan. Tak terkecuali bank syariah. Meski pamornya masih kalah dengan bank konvensional, tapi kini banyak bank syariah juga menawarkan fasilitas pinjaman syariah untuk nasabah yang membutuhkan dana. Mirip dengan pinjaman online pada umumnya, pinjaman syariah ini menawarkan fasilitas pinjaman kepada pengguna berlandaskan pada prinsip hukum islam. 

Hmmm, sebenarnya apa sih pinjaman syariah? Simak informasi selengkapnya berikut:

Perbedaan pinjaman online konvensional dengan pinjaman online syariah 

  1. Istilah bunga – Aktivitas perbankan syariah dalam perkembangannya tidak mengenal istilah bunga. Sebagai gantinya, perbankan syariah menggunakan sistem bagi hasil atau yang biasa dinamakan nisbah. Apabila Anda mengacu pada sistem ekonomi Islam, nisbah didapatkan dari dua hal, yaitu perhitungan profit sharing atau bagi hasil yang diperoleh dari keuntungan bersih usaha setelah dikurangi biaya operasional serta perhitungan revenue sharing yang didasarkan dari laba usaha. 
  2. Akad yang digunakan – Dalam pemberian pinjaman syariah, bank menggunakan akad musyarakah yang merupakan kesepakatan antara peminjam dan bank untuk menanggung resiko secara bersama-sama. Itu artinya, jika usaha berjalan lancar bank akan ikut menikmati keuntungan. Namun jika usaha nasabah tidak berjalan lancar, bank juga ikut menanggung resikonya.  
  3. Pentingnya kehalalan –  Dalam pinjaman syariah, sumber dana dan kemana dana tersebut digunakan adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan. Oleh karena itu, tak heran jika pinjaman syariah membutuhkan informasi yang lebih mendalam tentang tujuan penggunaan dana. Jika nasabah ingin mengajukan pembiayaan untuk usaha yang melenceng dari prinsip syariah, besar kemungkinan pembiayaan tersebut tidak akan disetujui. 

Daftar fintech Pinjaman Online Syariah yang sudah terdaftar OJK

Pinjaman Online Syariah dari Ethis 

Ethis adalah sebuah fintech yang menawarkan pinjaman online syariah berbasis Peer to Peer Financing. Artinya, lembaga ini menghubungkan pemilik usaha dengan komunitas pemberi pinjaman secara digital. Jika anda seorang pemilik usaha atau sedang mulai merintis usaha, pinjaman online syariah ini cocok untuk anda. Dengan platform ini,  pemilik usaha bisa mengembangkan usaha dengan tenang dan investor pun akan diuntungkan dengan bagi hasil dari usaha yang dijalankan tersebut. 

Pinjaman Syariah Online dari Papitupi 

Papitupi menawarkan pinjaman online untuk berbagai kebutuhan dengan prinsip syariah. Lebih menargetkan pada kegiatan konsumtif, Papitupi bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah, dana darurat, maupun kebutuhan non-produktif lainnya. Dengan limit pembiayaan hingga 50 juta dan tenor pembiaayaan sampai 36 bulan, pinjaman pinjaman syariah online langsung cair ini bisa Anda manfaatkan jika sedang ada kebutuhan dana mendesak karena proses pengajuan dan pencairannya yang relatif cepat. 

Pinjaman Syariah Online dari Alami Sharia

Pinjaman online syariah satu ini menawarkan layanan yang agak berbeda dengan pinjaman syariah sebelumnya, yaitu fasilits pinjaman invoice financing. Artinya, hanya usaha berbadan hukum saja yang bisa mendapatkan pinjaman syariah ini. Adapun syarat untuk mengajukan pinjaman syariah dari Alami Sharia antara lain :

  • Usaha Kecil/ Menengah berbentuk CV atau PT
  • Usaha boleh beradal dari semua sektor industri, kecuali sektor miras, rokok, alkohol dan makanan yang diharamkan
  • Usaha minimal sudah beroperasi selama 1 tahun
  • Melengkapi dokumen kelengkapan usaha seperti laporan keuangan, rekening koran, akta pendirian usaha, faktur pajak dan dokumen pendukung lainnya. 

Pinjaman Syariah Muamalat 

Sebagai bank syariah tertua di Indonesia, di tahun 2022 ini Bank Muamalat sudah berumur 30 tahun dan berkecimpung dalam perbankan syariah sejak lama. Tak heran, fasilitas pinjamannya pun sangat beragam mulai dari pinjaman syariah tanpa agunan, pembiayaan KPR, pembiayaan ibadah haji dan umroh, pinjaman syariah untuk karyawan dan pinjaman syariah multiguna. 

Itulah informasi seputar pinjaman syariah tanpa riba. Meskipun market pinjaman syariah belum sebesar pinjaman online konvensional, tak ada salahnya mencoba pinjaman online syariah jika anda memang sedang membutuhkan dana dalam waktu dekat. Selain menawarkan bunga yang cukup kompetitif, pinjaman syariah juga menawarkan keunggulan lain dari sisi akad  yang tidak dimiliki oleh pinjaman konvensional. Tertarik mencobanya?

Pilih jumlah dan jangka waktu pinjaman

Rupiah
Bulan
Metode transfer


Klik untuk pinjaman
Pinjaman Online Syariah

Khusus hari ini ajukan pinjaman online syariah langsung cair 2022

Upah

Gaji minimum Rp 3 juta / bulan

Besaran bunga

Bunga 3%

Usia peminjam

Usia 21 sampai 55 tahun

Aturan pinjaman

Tidak ditentukan

Pinjaman BRI Syariah

Ajukan pinjaman BRI syariah sekarang dengan sistem syari 2022

Upah

Dari 2 juta/ bulan

Besaran bunga

Bunga mulai 0.88% per bulan

Usia peminjam

Minimal usia 21 tahun

Aturan pinjaman

Tidak ditentukan

Pinjaman BNI Syariah

Dapatkan pinjaman BNI Syariah tanpa bunga tanpa riba 2022

Upah

Minimal pendapatan 2 jt/ bulan

Besaran bunga

Bunga mulai dari 1.59% per bulan

Usia peminjam

Minimal 17 tahun sampai 55 tahun

Aturan pinjaman

Tidak ditentukan

Kenal Lebih Dekat dengan Pinjaman Syariah Yuk!

Selama ini, banyak bank yang menawarkan berbagai fasilitas pinjaman untuk bermacam-macam kebutuhan. Tak terkecuali bank syariah. Meski pamornya masih kalah dengan bank konvensional, tapi kini banyak bank syariah juga menawarkan fasilitas pinjaman syariah untuk nasabah yang membutuhkan dana. Mirip dengan pinjaman online pada umumnya, pinjaman syariah ini menawarkan fasilitas pinjaman kepada pengguna berlandaskan pada prinsip hukum islam. 

Hmmm, sebenarnya apa sih pinjaman syariah? Simak informasi selengkapnya berikut:

Perbedaan pinjaman online konvensional dengan pinjaman online syariah 

  1. Istilah bunga – Aktivitas perbankan syariah dalam perkembangannya tidak mengenal istilah bunga. Sebagai gantinya, perbankan syariah menggunakan sistem bagi hasil atau yang biasa dinamakan nisbah. Apabila Anda mengacu pada sistem ekonomi Islam, nisbah didapatkan dari dua hal, yaitu perhitungan profit sharing atau bagi hasil yang diperoleh dari keuntungan bersih usaha setelah dikurangi biaya operasional serta perhitungan revenue sharing yang didasarkan dari laba usaha. 
  2. Akad yang digunakan – Dalam pemberian pinjaman syariah, bank menggunakan akad musyarakah yang merupakan kesepakatan antara peminjam dan bank untuk menanggung resiko secara bersama-sama. Itu artinya, jika usaha berjalan lancar bank akan ikut menikmati keuntungan. Namun jika usaha nasabah tidak berjalan lancar, bank juga ikut menanggung resikonya.  
  3. Pentingnya kehalalan –  Dalam pinjaman syariah, sumber dana dan kemana dana tersebut digunakan adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan. Oleh karena itu, tak heran jika pinjaman syariah membutuhkan informasi yang lebih mendalam tentang tujuan penggunaan dana. Jika nasabah ingin mengajukan pembiayaan untuk usaha yang melenceng dari prinsip syariah, besar kemungkinan pembiayaan tersebut tidak akan disetujui. 

Daftar fintech Pinjaman Online Syariah yang sudah terdaftar OJK

Pinjaman Online Syariah dari Ethis 

Ethis adalah sebuah fintech yang menawarkan pinjaman online syariah berbasis Peer to Peer Financing. Artinya, lembaga ini menghubungkan pemilik usaha dengan komunitas pemberi pinjaman secara digital. Jika anda seorang pemilik usaha atau sedang mulai merintis usaha, pinjaman online syariah ini cocok untuk anda. Dengan platform ini,  pemilik usaha bisa mengembangkan usaha dengan tenang dan investor pun akan diuntungkan dengan bagi hasil dari usaha yang dijalankan tersebut. 

Pinjaman Syariah Online dari Papitupi 

Papitupi menawarkan pinjaman online untuk berbagai kebutuhan dengan prinsip syariah. Lebih menargetkan pada kegiatan konsumtif, Papitupi bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah, dana darurat, maupun kebutuhan non-produktif lainnya. Dengan limit pembiayaan hingga 50 juta dan tenor pembiaayaan sampai 36 bulan, pinjaman pinjaman syariah online langsung cair ini bisa Anda manfaatkan jika sedang ada kebutuhan dana mendesak karena proses pengajuan dan pencairannya yang relatif cepat. 

Pinjaman Syariah Online dari Alami Sharia

Pinjaman online syariah satu ini menawarkan layanan yang agak berbeda dengan pinjaman syariah sebelumnya, yaitu fasilits pinjaman invoice financing. Artinya, hanya usaha berbadan hukum saja yang bisa mendapatkan pinjaman syariah ini. Adapun syarat untuk mengajukan pinjaman syariah dari Alami Sharia antara lain :

  • Usaha Kecil/ Menengah berbentuk CV atau PT
  • Usaha boleh beradal dari semua sektor industri, kecuali sektor miras, rokok, alkohol dan makanan yang diharamkan
  • Usaha minimal sudah beroperasi selama 1 tahun
  • Melengkapi dokumen kelengkapan usaha seperti laporan keuangan, rekening koran, akta pendirian usaha, faktur pajak dan dokumen pendukung lainnya. 

Pinjaman Syariah Muamalat 

Sebagai bank syariah tertua di Indonesia, di tahun 2022 ini Bank Muamalat sudah berumur 30 tahun dan berkecimpung dalam perbankan syariah sejak lama. Tak heran, fasilitas pinjamannya pun sangat beragam mulai dari pinjaman syariah tanpa agunan, pembiayaan KPR, pembiayaan ibadah haji dan umroh, pinjaman syariah untuk karyawan dan pinjaman syariah multiguna. 

Itulah informasi seputar pinjaman syariah tanpa riba. Meskipun market pinjaman syariah belum sebesar pinjaman online konvensional, tak ada salahnya mencoba pinjaman online syariah jika anda memang sedang membutuhkan dana dalam waktu dekat. Selain menawarkan bunga yang cukup kompetitif, pinjaman syariah juga menawarkan keunggulan lain dari sisi akad  yang tidak dimiliki oleh pinjaman konvensional. Tertarik mencobanya?